Dari ngopi menjadi Aksi ; Kesadaran kolektif untuk penyelamatan DAS & Danau Limboto
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Shanan Cafe di Kelurahan Hutuo menjadi saksi bagi sebuah diskusi inspiratif bertajuk "Dari Ngopi Menjadi Aksi: Kesadaran Kolektif untuk Penyelamatan DAS dan Danau Limboto" 6 Juni 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, akademisi, praktisi dan aktivis. Diskusi ini ditujukan untuk menggalang kesadaran kolektif dalam rangka melindungi DAS dan Danau Limboto yang sangat vitas bagi kelangsungan Hidup. Kepala BP DAS Bone Limboto, Bontor Lumbantobing dalam sambutannya menekankan bahwa DAS & Danau Limboto menghadapi ancaman nyata sehingga memerlukan kolaborasi dari semua pihak untuk menyelamatkannya. Aryanto Husain kepala Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Gorontalo yang turut hadir dalam diskusi ini menekankan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan Danau Limboto dan bahwa hasil dari diskusi ini harus diterjemahkan menjadi aksi nyata. Dengan semangat "Dari Ngopi Menjadi Aksi", diharapkan semua pihak terinspirasi untuk melakukan tindakan yang berkesinambungan demi masa depan DAS dan Danau Limboto. Akhir diskusi ini merekomendasikan Rencana Tindak lanjut ; (1) Mendorong regulasi Agroforestry pangan pada tingkat lokal yang diikuti oleh praktek nyata berupa piloting (2 ) Mengoptimalkan peningkatan ekonomi masyarakat wilayah Hilir (Banau Limboto) melalui Budidaya perikanan produktif (3) Menginsiasi Masterplan pengelolaan Sampah Gorontalo yang terpadu serta potensi imbal jasa lingkungan DAS. (4) Mengintensifkan peran Forum DAS Gorontalo melalui koordinasi yang konstruktif khususnya dengan pihak Yudikatif.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.