Diskusi Hari Lingkungan Hidup Sedunia ; mengheningkan cipta atas nama Danau Limboto
Diskusi Hari Lingkungan Hidup Sedunia Dorong Aksi Nyata Selamatkan DAS dan Danau Limboto
LIMBOTO – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Forum DAS Provinsi Gorontalo menggelar diskusi bertema “Aksi Nyata Untuk Iklim, Gerakan Gorontalo Asri” di Shanan Coffee, Limboto, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan akademisi, praktisi, dan aktivis lingkungan untuk membahas berbagai tantangan lingkungan hidup, khususnya masa depan daerah aliran sungai (DAS) dan Danau Limboto serta langkah-langkah nyata yang perlu dilakukan secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, degradasi lahan, sedimentasi, serta menurunnya kualitas ekosistem DAS dan Danau Limboto. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan narasumber akademisi, yakni Prof. Sukirman Rahim dan Prof. Hasyim, Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Prof. Sukirman Rahim menegaskan bahwa ancaman nyata praktek illegal minning, kedaruratan pengelolaan Sampah di wilayah DAS dan Danau Limboto perlu penanganan komprehensif, nyata dan berkesinambungan. Prof. Hasyim mengajak peserta diskusi untuk "hening cipta atas nama Danau Limboto" Kita tahu bersama riset tentang danau Limboto terkait Biofisiknya sudah banyak dan bersifat temporal. Kita miskin data sosialnya baik budaya, ekonomi dan sosial termasuk politik. Kita selalu mengulang perdebatan pendangkalan, mengecilnya luas danau serta terancamnya biota endemik. Sementara orkestra kegiatan pemicu atau penyebabnya jarang terungkap. Perlu ditelaah tentang politik anggaran untuk penyelematan danau limboto, dan apakah relevan dengan isu pengendalian serta sejauhmana berdampaknya? Sejauhmana pengerukan berdampak efektif terhadap penyelamatan ekosistem Danau Limboto? tegasnya
Melalui kegiatan ini, Forum DAS Provinsi Gorontalo berharap semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak berhenti pada peringatan seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong lahirnya aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan, memperbaiki kualitas DAS, dan menyelamatkan Danau Limboto sebagai aset ekologis penting bagi generasi masa kini dan masa depan.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.